WELCOME TO MY BLOG AND HOPE YOU ENJOY THIS SITE

Quote

Rabu, 22 Januari 2014

Arti Pergantian Warna Langit


Hohoho! Hello visitors and blogger! Kembali lagi bersama saya! /bow/ Oke daripada basa basi yang gak jelas, kali ini saya akan menyampaikan tentang arti pergantian warna langit. Apa sih artinya? Yuk simak…



ARTI DIBALIK PERUBAHAN WARNA LANGIT KETIKA WAKTU SHALAT TIBA


1. Waktu Shalat Subuh (menjelang pagi)




Apakah anda suka memperhatikan warna langit selepas subuh atau saat terbit fajar? Apabila langit cerah, maka akan berwarna biru yang diselingi dengan merah atau oranye yang dihasilkan oleh sinar mentari yang akan terbit.


Dalam islam, tidur setelah Subuh itu tidak diperbolehkan. Usut punya usut, katanya akan ketinggalan rezeki. Seperti sabda Rasulullah  SAW. :


“Ya Allah, berikanlah berkah kepada umatku di pagi harinya.” (HR. Abu Dawud no. 2606. Tirmidzi no. 1212, Ibnu Majah no. 2236, shahih At- Targhiib wa Tarhib no. 1693)


Selain itu, mengapa kita tidak dibenarkan tidur selepas Subuh adalah karena warna biru mempertenagakan kelenjar tyroid. Bila kelenjar tyroid kita lemah, seseorang itu akan mengalami masalah kehausan sepanjang hari.




Pada waktu Subuh, alam berada dalam spectrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisme tubuh. Jadi, warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahasia yang berkaitan dengan rezeki dan komunikasi. Mereka yang kerap tertinggal waktu Subuh-nya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki.


Ini karena tenaga alam, yaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad dalam keadaan idur. Atau dalam arti kata lain, lebih baik terjaga daripada tidur. Disini juga dapat kita ambil hikmah untuk solat di awal waktu.




Bermulanya saat adzan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonansi pada waktu rukuk dan sujud. Jadi, mereka yang terlewat Subuhnya sebenarnya sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.


2. Waktu Dzuhur (siang hari)




Ketika ini, warna kuning mendominasi atmosfer. Mengurangi makan pada waktu kuning (siang hari) ialah amalan yang terbaik untuk menjaga supaya pemikiran menjadi kreatif, tajam, dan peka. Ini adalah mengapa kita amat digalakkan untuk melakukan puasa sunnah Senin dan Kamis untuk mengurangi beban kerja organ pencernaan.


Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem pencernaan. Warna kuning ini mempunyai rahasia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi, mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Dzuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya.


3. Waktu Shalat Ashar (sore hari)




Kemudian warna alam akan berubah kepada warna oranye, yaitu masuknya waktu Ashar dimana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovarium dan testis yang merangkumi sistem reproduktif.


Rahasia warna oranye ialah kreativitas. Orang yang kerap tertinggal Asar akan kehilangan daya kreativitasnya dan lebih malang lagi kalau di waktu Asar dipakai buat tidur.


4. Waktu Shalat Maghrib (sore menjelang malam hari)




Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu itu kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga karena mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (shalat Magrib dulu..). Rahasia waktu Magrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.




Tahukah Anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang sama dengan jin dan syaitan? Kita lebih baik untuk berada di dalam rumah pada waktu Magrib ini.


5. Waktu Shalat Isya (malam hari)



Apabila masuk waktu Isya, alam berubah ke warna merah dan seterusnya memasuki fase kegelapan. Waktu Isya ini menyimpan rahasia ketentraman dan kedamaian dimana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak.


Mereka yang kerap ketinggalan Isya—nya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam dimana keseluruhan sistem tubuh berada dalam keadaan relax/istirahat.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar